Enam Ribu Bibit Pohon Ditanam di Dua Distrik Jayapura

0
13

SELASA, 21 MARET 2017

JAYAPURA — Memperingati Hari Hutan Sedunia, 6000 bibit pohon ditanam di wilayah Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom dan Distrik Muaratami, Kota  Jayapura, Selasa (21/03/2017). Masing-masing bibit itu adalah merbau, matoa, cemara, pinang, mangga, sirsak dan rambutan.

Penanaman pohon di salah satu hutan gundul di Kota Jayapura

Penanaman 6000 bibit pohon tersebut diprakarsai oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 122 Tombak Sakti. “Ini sebagai wujud kepedulian atas susutnya jumlah hutan di dunia saat ini, dan dalam kegiatan ini, kami bekerjasama lintas sektoral dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Membramo,” kata Perwira Teritorial (Pater) Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS, Letnan Satu Infanteri Joni Winarno.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Membramo, Lucky Mambrasar, mengatakan, saat ini diperkirakan kurang lebih 13 juta hektare hutan menghilang dari permukaan bumi. “Jumlah ini hampir setara dengan luas negara Inggris,” kata Mambrasar.

Kendati hanya menanam 6000 bibit tanaman, pihaknya bersama TNI AD merasa bangga, karena banyak warga yang peduli dalam proses penanaman ini, sehingga ke depan hutan di Papua ini tetap terlindungi. “Kalau dilakukan oleh banyak orang yang peduli, maka kita akan dapat menyelamatkan lahan hutan dan keanekaragaman hayati yang terkandung di dalamnya,” tuturnya.

Terpisah, Ondoafi Koya Koso, Elly Waskay, selaku kepala kampung, merasa terpanggil untuk melindungi hutan yang ada di wilayahnya. “Siapa lagi yang dapat melindungi hutan ini, kalau bukan dari warga setempat sendiri? Terimakasih buat bapak-bapak yang telah peduli untuk berbagi dan bekerjasama menanam bibit tanaman di lahan kami,” kata Waskay.

Komanadan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS, Mayor Infanteri Sigit Sugiharto, kepada awak media, mengaku hal tersebut sudah menjadi kepedulian tentara untuk menjaga lingkungan tempat mereka tinggal, karena TNI AD lahir dari rakyat Indonesia. “Ini salah satu tugas kami untuk selalu peduli terhadap lingkungan. Saya percaya dengan cara seperti ini, kita bisa menyelamatkan sisa lahan hutan yang ada,” katanya.

Sekedar diketahui, terdapat taman nasional di wilayah Provinsi Papua, masing-masing Taman Nasional Lorentz sebagai salah satu warisan dunia seluas 2,4 juta hektar dan merupakan kawasan lindung terluas di Indonesia. Berbagai jenis habitat ada di dalamnya, mulai dari rawa hingga hutan pegunungan tinggi.

Juga terdapat Taman Nasional Wasur sebagai wakil dari lahan basah terluas di Papua, dan dengan tingginya keanekaragaman hayati, menyebabkan kawasan ini lebih dikenal sebagai Serengeti Papua. Terdapat berbagai jenis satwa, antara lain burung migran, walabi, dan kasuari yang sering datang dan menghuni Danau Rawa Biru di taman nasional itu.

Jurnalis: Indrayadi T Hatta/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Indrayadi T Hatta

Komentar