Haryono Suyono Pimpin Rakor Pengembangan Perguruan Tinggi

0
17

KAMIS, 30 MARET 2017

JAKARTA — Prof. Dr. Haryono Suyono, MA., memimpin Rakor Pembina Yayasan Karya Bhakti Ria Pembangunan dan STIKes Mitra Ria Husada di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (30/3/2017). Turut hadir ibu-ibu istri menteri kabinet pembangunan, pimpinan, dan dosen STIKes.

Prof. Dr. Haryono Suyono, MA.

Menurut Prof. Haryono Suyono, kini perlu ada program studi yang melayani lansia dan juga memikirkan adanya pendamping bagi keluarga-keluarga yang semakin modern. Para lulusan STIKes juga diharapkan berorientasi dan lebih perhatian pada aspek kemanusiaan, mulai dari proses kelahiran sampai pada lansia sehingga muncul manusia-manusia Indonesia yang sehat sejak dini sampai lansia.

Para pembicara dalam rakor.

Sementara itu, Dr. Hakim Sorimuda Pohan, SPOG, Ketua STIKes Mitra Ria Husada memohon, agar diadakan pameran bersama antar perguruan tinggi di bawah koordinasi Haryono Suyono supaya bisa maju bersama-sama. Menurut Hakim Sorimuda Pohan pula, peminat untuk masuk perguruan tinggi kini begitu besar, tetapi karena daya tampungnya terbatas, maka penerimaan dibatasi. Untuk menyebarluaskan program perguruan tinggi pun lebih banyak menggunakan media, baik surat kabar, radio, dan lainnya. Dengan adanya moda transportasi yang semakin baik, maka perguruan tinggi kini juga dengan mudah dijangkau dan memberi harapan yang baik untuk pengembangan pendidikan masyarakat.   
                   
Agar progresivitas programnya muncul, menurut Nina Akbar Tandjung, perlu pro aktif promosi supaya perguruan tinggi bisa lebih dikenal masyarakat luas.

Suasana rakor.

“Usahakan ada acara setiap minggu di STIKes, acara kumpul-kumpul warga atau berbagai kegiatan yang bertujuan untuk sosialisasi agar mahasiswa bisa lebih banyak lagi yang berminat untuk kuliah di perguruan tinggi. Kalau perlu disiapkan beasiswa atau hadiah yang menarik. Perlu juga ada promosi aktif yang mengedepankan hidup sehat. Bisa dalam bentuk seminar dan pertemuan lain. Para pimpinan daerah seperti camat dan lurah juga bisa diundang dalam acara tersebut,” tutur Haryono Suyono.

Jurnalis: Thowaf Zuharon / Editor: Satmoko / Foto: Istimewa

Komentar