Jelang Berakhirnya Pengampunan Pajak, DJP Kaltimra Imbau Wajib Pajak Segera Manfaatkan TA

0
17

SELASA, 21 MARET 2017

BALIKPAPAN — Jelang akan berakhirnya periode Amnesti pajak pada 31 Maret 2017, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Utara himbau kepada wajib pajak untuk segera memanfaatkan program Amnesti Pajak. Pasalnya, petugas akan melakukan penegakkan hukum terutama pasca berakhirnya program amnesti pajak. 

Konferensi pers Kantor DJP Kaltimra duduk ditengah Kepala Kantor DJP Kaltimra Samon Jaya

Saat pencapaian penerimaan dari program Amnesti pajak di wilayah kanwil DJP Kalimantan Timur dan Utara hingga 21 Maret 2017 mencapai Rp1,4 triliun dengan nilai tebusan langsung yang dibayarkan berdasarkan laporan aset atau harta mencapai Rp1,2 triliun, tunggakan membayar pajak sebesar Rp247 miliar.

Kepala Kanwil DJP Kaltimra Samon Jaya menjelaskan jumlah wajib pajak yang memanfaatkan amnesti pajak itu sebanyak 16.033 wajib pajak (WP) yang terdiri 10.693  WP pribadi dan 5.340 WP badan.

“Dari penghimpunan amnesti pajak wajib pajak di Samarinda menduduki pertama dengan perolehan Rp522 miliar, kemudian disusul Balikpapan Rp281 miliar, dan Tarakan sebesar Rp197 miliar,” katanya saat konferensi pers amnesti pajak di Kantor DJP Kaltimra, Selasa (21/3/2017).

Disebutkannya dalan amnesti pajak yang mendeklarasi asetnya di luar negeri sebesar 8,6 triliun rupiah, dan dalam negeri sebesar 3,49 triliun rupiah, dan repatriasi sebesar Rp1,2 triliun.

“Terdapat lima sektor dominan yang menjadi pantauan kami yakni jasa, perdagangan, transportasi, pengolahan,” sebut Samon.

Ia mengharapkan 10 hari ke depan wajib pajak yang belum melaporkan ataupun belum menggunakan amnesti pajak untuk segera memanfaatkannya.

Selain itu, Samon juga memghimbau agar wajib pajak dapat segera melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) tahun 2016 hingga 31 Maret untuk wajib pajak pribadi, dan 30 April 2017 untuK wajib pajak badan.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti

Komentar