Kasianur Sidauruk Diperiksa KPK Terkait Kasus Sengketa Pilkada 2013

0
17

JUMAT, 17 MARET 2017

JAKARTA — Kasus sengketa Pemilihan Kepala Daerah Langsung (Pilkada) yang pernah terjadi di Kabupaten Empat Lawang tahun 2013 dan juga kasus sengketa Pilkada di Kota Pelembang, Provinsi Sumatera Selatan tahun 2013 yang lalu hingga saat ini masih terus diselidiki dan didalami penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Penyidik KPK hari ini kembali memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi penting, salah satunya adalah Kasianur Sidauruk, seorang Panitera yang bekerja di Mahkamah Agung (MA). Sebelumnya Kasianur Sidauruk juga pernah beberapa kali dipanggil pemyidik KPK untuk dimintai keterangan dalam kasus yang sama.

Kasianur Sidauruk kembali diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK dalam kasus sengketa Pilkada dengan tersangka Muchtar Effendi. Sebelumnya, diberitakan bahwa penyidik KPK telah menetapkan masing-masing 2 tersangka dalam kasus sengketa Pilkada, Muchtar Effendi bersama Akil Mochtar dalam kasus perkara sengketa Pilkada di Kabupaten Empat Lawang dan Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

“Saya dipanggil menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik KPK terkait seputar kasus sengketa Pilkada di Kabupaten Empat Lawang tahun 2013 dan juga sengketa Pilkada di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan tahun 2013, yang melibatkan Muchtar Effendi dan juga Akil Muchtar, mantan hakim di Mahkamah Konstitusi (MK),” jelas Kasianur Sidauruk kepada wartawan di Gedung KPK Jakarta, Jumat (17/3/2017).

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, membenarkan bahwa penyidik KPK hari ini memang mengagendakan pemeriksaan terhadap Kasianur Sidauruk.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi dalam kasus perkara sengketa Pilkada di Kabupaten Empat Lawang dan juga di Kota Palembang, Sumatera Selatan tahun 2013,” tegas Febri Diansyah.

Jurnalis: Eko Sulestyono / Editor: Satmoko / Foto:  Eko Sulestyono

Komentar