‘Konter Pustaka’ di Lampung, Cara Penjual Pulsa Budayakan Baca Buku

0
12

MINGGU, 19 MARET 2017

LAMPUNG — Budaya atau kegemaran membaca buku menjadi sebuah kegiatan yang mulai jarang dilakukan oleh anak-anak usia sekolah di zaman sekarang. Kehadiran gadget (gawai) yang membuat anak-anak lebih suka bermain game online, dan aplikasi lain pada telepon seluler, membuat keprihatinan tersendiri.

Muhammad Hasan Ashari (kanan)

Muhamad Hasan Ashari (30), pelaku usaha jual-beli telepon seluler baru, pulsa, berbagai aksesoris telepon genggam, di Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, pun ikut prihatin dan mencoba memberi solusi untuk memperkenalkan buku-buku bacaan kepada warga.

Hasan membeli sejumlah buku bacaan dengan uang pribadi dan meletakkannya tepat di dekat etalase kaca yang digunakannya untuk menjual kartu perdana telepon seluler, aksesoris serta pulsa. Ratusan buku yang disediakan di antaranya buku bacaan anak-anak, buku bacaan keagamaan, buku komik anak-anak serta buku-buku ilmu pengetahuan yang bermanfaat.

Awalnya, ia mengaku saat buku-buku tersebut dipajang, banyak pelanggannya yang menyangka buku tersebut dijual. “Awalnya banyak yang menyangka kalau buku tersebut barang dagangan, tapi saya pastikan buku tersebut boleh dibaca, dipinjam dan dibawa pulang selanjutnya bisa dikembalikan dan bisa meminjam buku lainnya,” terang Hasan, Sabtu (18/3/2017).

Seiring dengan banyaknya pelanggan yang meminjam buku, Hasan pun terus berburu membeli buku di sejumlah toko buku, mencari donatur buku dan juga mencari kawan-kawannya yang memiliki buku-buku bacaan yang sudah tak digunakan. Sebuah rak buku akhirnya ditambahkan untuk meletakkan buku-buku yang bertambah banyak, agar pilihan untuk membaca buku semakin banyak dan berbagai kalangan bisa meminjam atau sekedar membaca buku.

Sejumlah siswa sekolah antusias meminjam buku

Pada bulan-bulan awal meminjamkan buku, diakui Hasan masih sangat sedikit masyarakat yang meminjam buku karena belum mengetahui jika ia selain berjualan pulsa juga meminjamkan buku. Namun, kini sebagian orangtua yang membeli telepon seluler atau pulsa dan memiliki anak kecil, berinisiatif sendiri membawakan buku yang cocok untuk anaknya. Sementara itu, sebagian pelanggan lainnya membaca saat berada di konter yang juga mulai disediakan dengan beberapa kursi khusus untuk bersantai dan membaca buku.

Jurnalis: Henk Widi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Henk Widi

Komentar