KUD Tani Makmur Layani Pinjaman 35 Posdaya di Bantul

0
17

KAMIS, 30 MARET 2017

YOGYAKARTA — Jejak Pemberdayaan Yayasan Damandiri — Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Makmur di Dusun Mrisi, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, meraih Anugerah Damandiri Award 2016 dalam kategori Koperasi Pengelola Tabur Puja Terbaik III Nasional. Seperti apa kiprah KUD Tani Makmur itu?

KUD Tani Makmur, Bantul, Yogyakarta

Berdiri sejak 1973, KUD Tani Makmur hingga kini tetap eksis dan terus konsisten berupaya meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya tiap anggotanya. KUD Tani Makmur boleh dibilang merupakan sedikit KUD yang hingga kini masih bisa bertahan, di tengah banyaknya KUD yang gulung tikar, karena kalah bersaing dengan badan usaha lainnya.

Berkat konsistensinya tersebut, KUD Tani Makmur banyak meraih prestasi. Di antaranya sebagai KUD Terbaik Nasional hingga tiga kali, yakni pada 2005, 2010 dan 2015. Meski pada awalnya didirikan sebagai badan usaha berbentuk koperasi yang lebih fokus pada bidang pertanian, KUD Tani Makmur dalam perkembangannya berevolusi mengikuti perubahan zaman, dengan mendirikan sejumlah unit usaha di bidang lain. Mulai dari pelayanan masyarakat, hingga pemberdayaan ekonomi. Hal itulah yang menjadi kunci sukses KUD Tani Makmur, sehingga dapat bertahan hingga sekarang.

“Awalnya, KUD ini didirikan untuk menggiatkan perekonomian di tingkat bawah, khusunya bagi para petani. Namun sejak adanya perubahan pasca Orde Baru, KUD Tani Makmur secara bisnis mengalami kerugian. Untuk menutupi kerugian itu, kita mendirikan unit-unit usaha lain, agar koperasi tetap dapat berjalan,” kata Bendahara KUD Tani Makmur, S Mei Atun, saat ditemui, pekan ini.

Selain memiliki sejumlah unit usaha seperti Sarana Produksi Pertanian (Saprotan) yang menjual pupuk, obat-obatan, benih dan pakan ternak, KUD Tani Makmur juga mulai mendirikan unit usaha lain. Seperti unit Warung Serba Ada (Waserda) berupa toko ritel, unit Simpan Pinjam, unit PPOB berupa pembayaran tagihan listrik, telepon, PDAM, PBB, BPJS, dan lain-lain, hingga Unit Tabungan dan Kredit Pundi Sejahtera (Tabur Puja), yang fokus di bidang pengentasan kemiskinan melalui Posdaya. “Unit Tabur Puja merupakan unit usaha paling muda yang kita miliki, karena baru didirikan pada 2013. Kita dipercaya oleh Yayasan Damandiri untuk menjalankan program ini. Melalui unit Tabur Puja ini, kita berupaya mengentaskan kemiskinan, dengan memberikan bantuan pinjaman modal usaha, khususnya menyasar warga pra sejahtera di seluruh Kabupaten Bantul,” katanya.

S Mei Atun

Menurut Mei, hal yang membedakan Tabur Puja dengan unit usaha simpan pinjam lainnya adalah penyalurannya yang dikhususkan bagi warga yang tergabung dalam Posdaya. Sebagai catatan, di Kabupaten Bantul ada sebanyak 900 Posdaya, tersebar di hampir setiap dusun di masing-masing kecamatan, yang menjadi ranah pemberdayaan Koperasi Tabur Puja KUD Tani Makmur. “Permodalan unit simpan pinjam Tabur Puja berasal dari Yayasan Damandiri, bekerjasama dengan KUD Tani Makmur dengan memberikan alokasi pinjaman modal sebesar Rp3 miliar. Saat ini, kita melayani 35 Posdaya, dengan pinjaman tiap Posdaya maksimal Rp200 juta, dan tiap orang maksimal Rp2 juta. Pinjaman ini tanpa agunan dan diprioritaskan bagi warga pra sejahtera,” katanya.

Jurnalis: Jatmika H Kusmargana/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Jatmika H Kusmargana

Komentar