Ojek Online dan Angkot di Tangerang Akur Kembali

0
17

SENIN, 20 MARET 2017
TANGERANG  — Kini Pengemudi angkot dengan ojek online telah beraktivitas normal kembali setelah adanya kesepakatan damai pasca perselisihan antara kedua kubu ini beberapa waktu lalu.

Angkot dan ojek online mangkal bersama.

 Hasil pantauan di sekitar Tangcity dan Kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, angkot dan ojek online terlihat kembali mangkal bersama seperti biasanya.

“Kemarin-kemarin memang sempat nyari penumpang dengan pakaian biasa, tidak pakai atribut, karena suasana belum kondusif masih ada bentrokan. Tapi setelah ada kesepakatan damai, kita keluar seperti biasa” kata Ismail pengemudi Grab Bike.

Dia berharap tidak ada lagi keributan yang terjadi seperti kemarin karena hal itu tidak hanya merugikan angkot dan ojek online, tapi juga penumpang.

“Kalau ada masalah, selesaikan dengan musyawarah, kita kan sama-sama nyari duit di jalan,” ungkapnya.

Seperti  yang diketahui sebelumnya terjadi bentrokan antar sopir angkot dengan ojek online di sejumlah wilayah di Kota Tangerang, pada Rabu (8/3/2018). Hal ini bermula dari aksi sweeping sopir angkot yang menolak angkutan online. Bentrokan ini menyebabkan rusaknya kendaraan dan korban luka dari kedua belah pihak.

Bentrokan di antara keduanya berakhir setelah adanya kesepakatan damai yang difasilitasi Polres Metro Tangerang Kota dan Pemkot Tangerang. Polisi juga menangkap 21 orang yang melakukan pengerusakan dan seorang pelaku yang menabrak pengemudi ojek online hingga kritis.

Jurnalis: Lya Septiarini/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Lya Septiarini

Komentar