Pemukiman Padat Penopang Perkembangan Tuberkulosis

0
18

JUMAT, 24 MARET 2017

JAKARTA — Pemukiman padat penduduk di Provinsi DKI Jakarta merupakan penopang perkembangan penyakit tuberkulosis (TB) di ibu kota. Diperlukan koordinasi antar dinas atau lembaga untuk mengurangi penyebaran penyakit itu.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Koesmedi Priharto.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Koesmedi Priharto, kepada Cendana News di ruang kerjanya, Jakarta Pusat, Jumat (24/3/2017).

Pria yang akbar disapa Koesmedi itu mengungkapkan, Provinsi DKI Jakarta menjadi provinsi kedua di Indonesia dengan penderita TB terbanyak.

Kadinkes sudah mengadakan penyuluhan yang menyeluruh ke warga DKI Jakarta tentang bahaya penyakit TB dan bagaimana penularan penyakit yang mematikan itu.

Ia menyatakan, jika penyakit TB tidak bisa diobati secara biasa karena penularan penyakit TB bisa terjadi dengan sangat mudah.

“Pengobatan penyakit TB harus tuntas, yang diobatin pun harus tahu apa bahaya penyakit TB bagi penderita dan orang-orang yang berada di sekitar penderita,” ujar Kadis Kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Koesmedi Priharto, kepada Cendana News di ruang kerjanya, Jakarta Pusat, Jumat (24/3/2017).

Walaupun sulit dan terlihat berat, namun ia yakin, jika penyakit TB bisa hilang jika ditindak secara bersama-sama oleh pemerintah.

“Kalau kita di Jakarta ini ya penyakit TB bisa benar-benar hilang jika ditindak secara bersama-sama,” tambahnya.

TB harus hilang dari Jakarta, ujar pria itu menambahkan, karena TB bisa menyebabkan kematian dan daerah Jakarta merupakan daerah ibu kota yang menjadi perhatian daerah-daerah lain. 

“Karena itu kami akan bekerja untuk mewujudkan Jakarta sebagai ibu kota yang sehat,” tegasnya.

Jurnalis: Bayu A. Mandreana / Editor: Satmoko / Foto: Bayu A. Mandreana

Komentar