Ratusan Anak RA di Banjar, Belajar Bersama Damkar

0
6

MINGGU, 19 MARET 2017

BANJAR — Ratusan anak siswa Raudhatul Athfal (RA) dari berbagai wilayah di Kota Banjar, Jawa Barat, mengunjungi Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Minggu (19/3/2017). Kunjungan anak-anak didik itu merupakan salah-satu program untuk mengenal lingkungan secara langsung.

Kepala Pelaksana BPBP Kota Banjar, Yayan Herdiaman, SH., M.Si.  

“Jadi, di semester akhir tahun ini kita mengenalkan kepada anak-anak kita tentang profesi seperti pemadam kebakaran ini,” ujar salah seorang pendamping siswa dari RA Al-Kausar, Kota Banjar, Cucun Lesmiati.

Menurut Cucun, tujuan kunjungan tersebut guna mengenalkan kepada anak didik tentang cara memadamkan api, mengenalkan alat-alat pemadam kebakaran hingga memberitahukan tentang bahayanya bermain api. “Dengan adanya pengenalan dasar ini, kita harapkan anak-anak kita sudah mengenal bahayanya kebakaran sejak usia dini. Dengan begitu, mereka pun tidak seenaknya untuk bermain api,” jelas Cucun

Kunjungan ratusan siswa dari berbagai sekolah RA di Kota Banjar, ini disambut langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Yayan Herdiaman, SH., M.Si. Dalam kunjungan itu, Yayan mengenalkan sarana dan prasarana pemadam kebakaran. Tak hanya itu, anak-anak juga diajak berkeliling dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran di seputaran kawasan Terminal Bus Kota Banjar.

Di akhir kunjungan, anak-anak diajak mandi bersama dengan hujan buatan dengan semprotan Mobil Damkar. Para siswa pun tampak begitu antusias menikmati kunjungan tersebut.

Sementara itu, usai kunjungan, Yayan mengungkapkan kepada para awak media, jika kunjungan siswa RA ke kantornya itu tidak diprogramkan. Namun, dari pihak sekolah mengirimkan surat untuk berkunjung ke Kantor BPBD. “Kita tidak punya program khusus, hanya mereka mengirim surat untuk pengenalan alat-alat kebakaran, personel kebakaran, pengenalan secara dini alat kebakaran,” kata Yayan.

Namun demikian, pihaknya merasa bangga terhadap pihak sekolah yang telah ikut serta memperkenalkan siswanya terhadap cara memadamkan api sejak dini. “Makanya, di sini kita mencoba mengenalkan alat-alat pemadam kebakaran dasar kepada mereka. Paling tidak, mereka mengerti sedikit tentang bahaya kebakaran, ya setidaknya mereka tidak bermain api di rumah,” tutur Yayan.

Menurut Yayan, kunjungan siswa ke kantornya yang bukan pertama kalinya itu sangat membantu sekali untuk mengenalkan secara dini cara memadamkan api. “Sudah puluhan kali anak TK dan RA di wilayah Kota Banjar datang ke sini, dan kunjungan seperti ini sangat membantu sekali,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya sangat terbuka dengan kedatangan dan kunjungan anak-anak sekolah, karena dapat menyosialisasikan tata cara memadamkan api, kegunaan alat-alat pemadam, dan antisipasi pertama saat ada api “Kita selalu terbuka untuk kunjungan, mungkin ada di antara adik-adik kita yang mencintai profesi sebagai pemadam,” pungkasnya.

Jurnalis: Baehaki Efendi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Baehaki Efendi

Komentar