Bahayakan Pengguna Jalan, DLH Sikka Lakukan Pemangkasan Pohon

0
17

KAMIS, 6 APRIL 2017

MAUMERE — Selama bulan Maret  hingga April 2017 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka terus melakukan pemangkasan beberapa pohon khususnya pohon Angsana yang berada di jalan Kesehatan dekat kampus Universitas Nusa Nipa dan di jalan Jenderal Sudirman di dekat kantor Kejaksaan Negeri Maumere. Pemangkasan pohon tersebut berdasarkan permintaan masyarakat sebab pohon Angsana tersebut sering patah dahannya dan dirasakan sangat rimbun serta tinggi sehingga dikhawatirkan patah dan jatuh menindih pejalan kaki dan pengendara.

 Pohon Angsana yang tumbang di depan RSUD TC Hillers Maumere akibat angin kencang.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka, Ir.Yunida Pollo, kepada Cendana News, Kamis (6 /4/2017). Dikatakan Yunida, pemangkasan ini berdasarkan permintaan masyarakat dan dinasnya hanya menyiapkan sarana dan pekerja saja.

“Sebelum melakukan pemangkasan pohon kami sudah melakukan sosialisasi terlebih dahulu terhadap masyarakat sekitar karena kami juga tidak mau dikatakan merusak lingkungan,” tegasnya.

Yunida juga berpesan apabila warga masyarakat ingin agar pohon di depan rumahnya yang berada persis di jalanan umum dan berpotensi tumbang segera melaporkan ke pihaknya agar bisa dikerahkan pegawai untuk melakukan pemangkasan.

Stanislaus Heri, warga Maumere yang ditemui Cendana News di jalan Kesehatan depan kampus Unipa Kamis (6 /4/2017) mengatakan, dirinya merasa takut melintas dengan motor di jalan Kesehatan sebab takut tertindis pohon Angsana yang tumbang.

Cuaca saat ini, kata Stanis, sangat ekstrim dan tiba-tiba hujan lebat serta angin kencang muncul sehingga menyebabkan pohon-pohon di sepanjang jalan di Kota Maumere yang rimbun seharusnya dipangkas apalagi pohon yang berusia tua dan rawan tumbang.

“Coba dilihat saat angin kencang di bulan Februari, banyak sekali pohon Angsana yang tumbang sebab dahan pohon ini sangat rapuh. Tapi untung saja selama angin kencang tidak ada pengendara dan pejalan kaki yang tertindih pohon yang tumbang,” tuturnya.

Stanis berharap, Dinas Lingkungan Hidup harus sering melakukan  pemangkasan pohon agar tidak membahayakan nyawa warga Kota Maumere dan pemerintah juga harus berkoordinasi dengan DPRD Sikka serta warga masyarakat agar tidak ada protes.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka, Yunida Pollo.

“Jangan sampai kasus penebangan pohon di Taman Kota Maumere yang berujung pada protes dari dewan dan masyarakat terulang kembali sehingga perlu disosialisasikan agar bisa dicari jalan yang terbaik demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Komentar