Satgas Kemitraan Lindungi Koperasi dan UMKM

0
16

KAMIS, 6 APRIL 2017

BALIKPAPAN — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bekerjasama dengan pemerintah daerah, Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM, berkomitmen terus melindungi pelaku koperasi dan UMKM, termasuk pelaku usaha besar. Hal itu agar tidak terjadi eksploitasi atau yang kecil menghambat yang besar. Begitu pula sebaliknya.

Komisioner KPPU, Munrokhim Misanam.

Komisioner KPPU Munrokhim Misanam mengatakan, kerjasama ini dilakukan karena keterbatasan personil KPPU daerah yang hanya 5 kantor perwakilan.

“Melalui kemitraan yang ada di daerah kita memetakan, pembagian tugas. Misalnya kita mendorong segala bentuk kemitraan harus dalam bentuk perjanjian tertulis,” ungkapnya di sela kegiatan rapat teknis Satuan Tugas Pengawas Kemitraan terhadap Koperasi dan UMKM di Balikpapan, Kamis (6/4/2017).

Pembentukan satgas pengawas kemitraan itu didasarkan pada nota kesepahaman antara Kemenkop dan UMKM serta KPPU dalam melakukan pengawasan kemitraan di tingkat pusat dan daerah.

Dia menyebutkan, terdapat 25 satgas yang terdaftar di Kementerian Koperasi dan UMKM untuk Kalimantan.

Dalam kesempatan itu, Deputi Pengawasan Kementerian Koperasi dan UMKM, Ari Gunawan, menuturkan, satgas pengawas kemitraan untuk tingkat provinsi berjumlah lima orang. Pengawasan kemitraan tingkat kota personilnya berjumlah tiga orang.

Rapat teknis Satgas Pengawas Kemitraan terhadap Koperasi dan UMKM.

Pelaksanaan pengawas kemitraan ini sesuai undang-undang nomor 20 tahun 2008 mengenai koperasi dan UMKM.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Komentar