Gubernur NTB Ajak Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

0
17

JUMAT, 5 MEI 2017

MATARAM — Untuk terus mengukuhkan sikap toleransi antar umat beragama, selain setiap penganut agama bisa menghargai dan menerima perbedaan, juga harus lebih banyak melakukan silaturahmi maupun melaksanakan dialog kebangsaan antar tokoh lintas agama.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zainul Majdi.

“Silaturahmi dan dialog juga bagian dari upaya meningkatkan hubungan harmonis dan toleransi antar umat beragama,” kata Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zainul Majdi, saat melakukan pertemuan dengan tokoh lintas agama di Mataram, Jumat (5/5/2017).

Majdi menegaskan, menjaga keragaman dapat dilakukan dengan pendekatan yang bermacam-macam. Keberagaman di dalam beberapa keadaan seringkali menciptakan eksklusivitas di masing-masing komunitas.

Eksklusivitas akan menutup dan membatasi diri sengaja atau tidak sengaja dari pergaulan. Jika berjalan terus maka  akan menimbulkan gesekan dan  tidak akan berakhir pada perjumpaan.

Namun, kadangkala di satu titik keragaman hanya dimaknai sebagai suatu keadaan sosial yang biasa saja, dibiarkan saja, tidak dirawat dan dijaga. Maka pada akhirnya keragaman itu bisa menjadi sebab masyarakat justru tidak nyaman.

“Karenanya, perlu membuat kesepakatan-kesepakatan untuk memperkuat komitmen terhadap republik ini. Kalau di antara tokoh-tokoh dan para orang tua selama ini sudah terjalin baik, sudah tidak ada masalah, tetapi di luar tokoh-tokoh, terutama di kalangan anak-anak dan generasi muda kita, perlu dibangun ruang-ruang perjumpaan yang lebih intens,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, kalau antar umat beragama sudah terbangun persaudaraan yang kokoh, saling mengerti dan menghormati satu sama lain, keberagaman tidak akan pernah menjadi masalah.

“Saya mengajak tokoh-tokoh lintas agama dan semua pihak, melalui pertemuan dan dialog-dialog seperti ini, untuk bersama-sama mencari solusi mengatasi  berbagai sumbatan dan permasalahan keberagaman yang masih dihadapi,” pungkasnya.

Jurnalis: Turmuzi / Editor: Satmoko / Foto: Turmuzi

Source: CendanaNews

Komentar