NU dan Banser Jadi GardaTerdepan Pemersatu Bangsa

0
12

SABTU, 20 MEI 2017

MAUMERE — Nadathul Ulama dengan Barisan Ansor Serbaguna atau Bansernya dititahkan menjadi garda terdepan pemersatu bangsa,garda yang memberikan spirit bangsa dan  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

 Murid SD Islam Mutiara membawakan musik kasidah.

Demikian orasi kebangsaan yang disampaikan Mulyanto Gobang dari Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sikka Sabtu(20/5/2017) malam saat pagelaran konser kebangsaan.

Dikatakan Mulyanto, hidup di republik Indonesia adalah hidup nasionalsme,hidup dengan garda terdepan adalah Pancasila yang mana nilai kebangsaan ini ditanamkan tokoh pendiri NU KH Hasyim Asyari.

“Tokoh ini yang memberikan warisan nasionalisme kepada kami dan yang paling pantang mundur mempertahankan bangsa ini karena beliau menjadi salah satu anggota panitia persiapan kemerdekaan Indonesia,” tegasya.

Republik ini tidak boleh diganggu gugat tidak boleh dipecah belaj oleh oknum-oknum yang ingin membawa negeri ini keluar dari dasar negara yang telah diletakan para pendiri bangsa ini.

Bagaimana mungkin negeri ini terpecah belah karena agama sebut Mulyanto, sebab Nabi Abraham menurunkan Yesus Kristus dan Nabi Muhamad SAW sementara di Sikka terdapat Raja Don Thomas yang mempunyai salah seorang isteri yang beragama Islam yang salah seorang keturunannya  menjadi ketua MUI Sikka saat ini.

“Sikka ini tidak bisa tercabik cabik dan terpecah belah sebab secara turun temurun rakyatnya hidup rukun dalam perbedaan agama dan suku sejak ratusan tahun silam,” tegasnya.

 Mulyanto pengurus GP Ansor Kabupaten Sikka

Hal senada juga disampaikan ketua PMKRI Cabang Maumere St.Thomas Morus,Martinus Laga Muli,ketua GMNI Sikka Frid Naga juga menyeruhkan agar masyarakat kabupaten Sikka jangan terpengauh provokasi oknum dan kelompok yang ingin memecah belah anak bangsa.

Sementara itu Yohanis Yanto Koliwon selaku Ketua KNPI Sikka menyeruhkan agar Sikka sebagai taman bunga yang indah dengan bunga berwarna-warni suku,agama,ras dan golongan.

“Mari kita gelorakan semangat nasionalisme,pluralisme,hidup bersama dalam perbedaan sebab berbeda itu indah,”sebutnya.

Yanto sapaannya mengajak kaum muda dan masyarakat Sikka untuk bersama menolak kekerasan atas nama agama, radikalisme,intoleransi dan mari bersama kita mengusung panji NKRI.

 Ketua GMNI Sikka, ketua PMKRI Maumere,ketua KNPI Sikka serta wakil ketua KNPI Sikka (kiri ke kanan).

Jurnalis: Ebed de Rosary/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Ebed de Rosary
Source: CendanaNews

Komentar