Target Realisasi PBB Balikpapan, Capai Rp79 Miliar

0
15

JUMAT, 19 MEI 2017

BALIKPAPAN — Perolehan pajak daerah pada sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kota Balikpapan, tahun ini ditargetkan sebesar Rp79 miliar. Saat ini realisasi pencapaian baru mencapai Rp7-an miliar atau 9 persen dari target realisasi. 

Warga antri bayar PBB di Kantor BP2DR Balikpapan

Sekretaris Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi (BP2DR), Ahdiansyah, mengungkapkan pelaksanaan pembayaran PBB baru dilakukan pada bulan Mei, karena pemberian surat pemberitahuan pajak terutang kepada 170-an ribu lembar dibagikan kepada Wajib Pajak (WP) pada awal Mei, kemarin.

“Sekarang baru 9 persen realisasi, karena jatuh temponya masih bulan September, mendatang. Namun, wajib pajak kalau bisa bayar secepatnya agar ke depan tidak antri atau membludak saat mendekati jatuh tempo,” terangnya, Jumat (19/5/2017).

Ahdiansyah juga menerangkan, surat tanda terima pajak daerah yang standar baru diluncurkan tahun ini dan digunakan oleh semua bank yang menerima pembayaran PBB. Tanda terima yang baru tersebut berwarna biru muda dan terdapat barcode serta tanda lunasnya yang berfungsi sebagai tanda bukti asli telah melakukan pembayaran. “Kalau tahun lalu, bukti telah melakukan pembayaran berupa kertas putih dari bank, sehingga wajib pajak khawatir dan minta salinan aslinya ke Kantor Dispenda. Sekarang, tidak lagi,” katanya.

Sekretaris Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi (BP2DR), Ahdiansyah

Pelayanan pembayaran pajak bumi bangunan dapat dilakukan di Kantor pengelola pajak dan retribusi daerah dan sejumlah bank yang sudah bekerjasama, di tiap Kecamatan Kota Balikpapan. “Bila telat satu bulan dalam pembayaran PBB, maka dikenakan denda 2 persen dari PBB yang dibayarkan,” katanya.

Sementara itu, hingga 16 Mei 2017 realisasi dari 11 pajak daerah Kota Balikpapan telah mencapai Rp128-an miliar dari target Rp419 miliar. “Harapannya, pencapaian realisasi dapat mencapai 100 persen, dan upaya pencapaian target terus dilakukan,” tutupnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ferry Cahyanti

Source: CendanaNews

Komentar